⚽ Vicenç Piera: “La Bruja” yang Menyihir Lapangan Hijau
🧒 Awal Kehidupan dan Karier
Vicenç Piera Pañella lahir pada 11 Juni 1903 di distrik Sants, Barcelona, Spanyol. Ia memulai karier sepak bolanya di klub lokal Centre d’Esports de Sants, sebelum bakatnya menarik perhatian FC Barcelona. Piera dikenal dengan julukan “La Bruja” (Sang Penyihir) karena kemampuannya yang luar biasa dalam menggiring bola, kecepatan, dan umpan silang yang akurat—kemampuan yang seolah-olah “menyihir” lawan dan penonton.
🟦 Karier di FC Barcelona
Piera bergabung dengan FC Barcelona pada tahun 1920 dan bermain hingga tahun 1933. Ia tampil dalam 395 pertandingan resmi, mencetak 123 gol, dan menjadi salah satu pemain kunci dalam era keemasan klub di tahun 1920-an.
🏆 Prestasi Bersama Barça
Selama kariernya di Barcelona, Piera meraih:
🥇 La Liga: 1928–29 (musim perdana kompetisi liga Spanyol)
🏆 Copa del Rey: 1922, 1925, 1926, dan 1928
🏅 Kejuaraan Catalonia: 10 kali antara 1920 dan 1932
Ia melakukan debut luar biasa pada 1 Januari 1921, ketika ia bermain untuk tim muda di pagi hari dan kemudian langsung dipanggil ke tim utama oleh Joan Gamper untuk menggantikan Paulino Alcántara yang cedera. Dalam pertandingan melawan Arenas de Getxo, ia mencetak dua gol dan membawa Barça menang 3–1.
🇪🇸 Karier Internasional
Piera juga membela tim nasional Spanyol sebanyak 15 kali antara 1922 dan 1931, termasuk tampil di Olimpiade Paris 1924. Ia mencetak satu gol untuk tim nasional.
Selain itu, ia juga menjadi bagian penting dari tim nasional Catalonia, yang memenangkan Piala Pangeran Asturias dua kali:
🏆 1923–24: Piera mencetak dua gol dalam final melawan tim Castile/Madrid XI, termasuk gol kemenangan dalam laga ulang.
🏆 1926
🎩 Gaya Bermain dan Julukan
Sebagai pemain sayap kanan, Piera dikenal karena:
Teknik menggiring bola yang halus
Kecepatan luar biasa
Kemampuan menyundul bola
Umpan silang yang presisi
Julukannya “La Bruja” bukan hanya karena gaya bermainnya yang memukau, tetapi juga karena ia sering menjadi pembeda dalam pertandingan besar.
🎖️ Penghormatan dan Akhir Karier
Pada 2 Februari 1933, FC Barcelona mengadakan pertandingan penghormatan untuk Piera di stadion Les Corts sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya. Ia pensiun dari sepak bola tak lama setelah itu dan wafat pada 14 Juni 1960 di Barcelona, pada usia 57 tahun.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar